Jatah Bahagia

 Suamiku percaya kalau setelah kita bersedih-sedih akan ada bahagia yang menanti. Namun, saat kita terlalu banyak tertawa, kita akan menangis kemudian.

Aku kadang berpikir apa jatah bahagia itu ada. Namun, jika ada apakah tidak boleh setiap hari tertawa?Aku kadang kesal saat suamiku bilang, "Nah, kan?" 

Memang sederhana mikirnya, semua serba secukupnya, nggak berlebihan dalam segala hal. Allah memang menyuruh kita untuk tidak berlebihan bukan?

Makan, aku masih melakukan makan yang berlebihan, mungkin karena punya tiga anak? #alasan


Jangan lupa olahraga dan selalu bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makna kecewa dengan diri sendiri