"Bang, Sate Dua Ribu."
Kemarin anak-anak minta sate, sejujurnya aku juga belum tahu harganya berapa, tapi pas mereka pulang kok cuma ada lontong. Katanya beli sate, tapi kok lontong disausin. Aku terheran dong.
Pas datang, aku langsung keluar membelikan mereka lagi sate.
"Bang, sate. Berapa, Bang?" tanyaku dengan sopan.
"Maribu dapat empat, Mbak." Yo alah aku kok baru paham.
"Oalah, aku nggak tahu. Tadi anakku minta sate aku kasih enemribu, eh dia pulang bawa lontong doang."
"Iya, Mbak. Kalau dua ribu emang lontong doang. Nggak pakai sate."
"Oalah gitu."
"Jadi, ini berapa, Mbak?"
"15 rebu jadi 3 ya, Bang."
"Oke."
Begitulah anak-anak kalau minta uang buat beli sate, tapi yang datang malah lontong. Dalam hati kecilku kok ngenes men anakku. Padahal sejatinya aku nggak tahu harga-harganya.
Sampai di rumah terus pada dimakan. The End.
Aku nggak tahu kemarin ada kejadian apa, hari ini pun masih sama nggak ada yang benar-benar spesial.
28/9/2023
Komentar
Posting Komentar